Kecelakaan tunggal mobil dinas DPRD Jambi menjadi sorotan, pengemudi di dalam mobil seorang wanita tanpa busana. Simak lengkapnya berikut!
Kecelakaan tunggal telah terjadi pada Kamis (2/2) malam di Kecamatan Paal Merah, Kota Jambi. Kecelakaan tersebut terjadi pada mobil Toyota Camry dengan pelat merah, tepatnya yaitu di Jalan Soekarno Hatta.
Mobil tersebut dikemudikan oleh seorang pelajar, selain itu juga penumpang mobil, yang merupakan kendaraan dinas DPRD Jambi, ternyata seorang remaja perempuan yang diketahui tidak memakai busana.
Kecelakaan Tunggal
Sedan hitam yang memiliki pelat merah tersebut memiliki nomor BH 1842 Z dilaporkan telah mengalami kecelakaan tunggal. Mobil tersebut melaju dengan kecepatan tinggi melintasi Jalan Soekarno Hatta dan menabrak tiang reklame serta mobil lain yang tengah parkir.
Diketahui bahwasannya penumpang dari mobil tersebut masih seorang pelajar. Peristiwa naas itu terjadi sekitar pukul 9 malam. Mobil melaju kencang menuju ke Simpang Adipura dari arah Bandara Lama, Jambi. Sopir yang masih berusia 16 tahun berinisial MSA hilang kendali.
Akibatnya ia menabrak tiang reklame dan menyenggol salah satu mobil yang telah terparkir di sana. Sedangkan pemilik mobil yang disenggol, Simatupang, menduga bahwasannya mobil tersebut tengah dikejar oleh beberapa orang.
Simatupang juga menjelaskan bahwa kondisi penumpang wanita yang berada di dalam mobil dinas sedang tidak menggunakan busana ketika mobil tersebut kecelakaan. Hal ini pulalah yang akhirnya membuat berita kecelakaan tunggal tersebut jadi viral di sosial media.
Polisi Harus Usut Tuntas
Kasus kecelakaan tunggal dan dikemudikan oleh dua orang pelajar yang masih di bawah umur dan salah satu tidak menggunakan busana ini menjadi perhatian publik secara luas. Tak butuh lama hingga akhirnya berita tersebut tersebar di sosial media.
Ketika dilakukan konfirmasi, Abun Yani selaku badan kehormatan DPRD provinsi juga telah membenarkan mengenai berita kecelakaan tersebut. Dirinya juga telah mengatakan bahwasanya mobil dinas Camry dipakai oleh anak dari salah satu staf di sekretariat DPRD provinsi jambi.
Abun Yani mengakui bahwasanya mobil tersebut milik negara, namun tidak dipergunakan oleh pimpinan DPRD provinsi Jambi maupun keluarga dan juga anak dari anggota DPRD. Sehingga di sini is meminta agar persoalan kecelakaan tunggal tersebut harus diusut secara tuntas.
Abun Yani menyatakan bahwa dirinya sempat mencari tahu apakah mobil tersebut telah dibawa oleh anggota DPRD ataupun pimpinan DPRD. Namun ternyata mobil tersebut dipinjam sementara oleh staf sekretariat DPRD, dan saat kecelakaan si anak lah yang membawa mobil tersebut.
Remaja Wanita Tanpa Busana
Kecelakaan tunggal yang terjadi pada mobil dinas di Kota Jambi tersebut membuat publik heboh. Hal itu lantaran mobil bukan digunakan untuk keperluan dinas, malah dikemudikan oleh seorang remaja bersama dengan teman wanita yang diketahui tidak menggunakan busana.
Identitas pengemudi remaja wanita tanpa busana tersebut berinisial TA, sedangkan pengemudi yang merupakan remaja laki-laki berinisial MSA. Mereka berdua masih seorang pelajar.
Mengalami Patah Kaki
Dari kecelakaan tunggal tersebut menyebabkan remaja laki-laki mengalami luka memar, sementara teman perempuannya yang tidak menggunakan busana, mengalami patah kaki. Hingga saat ini keduanya masih menjalani perawatan.
Kepolisian masih belum dapat meminta keterangan dari keduanya. Hal itu lantaran mereka berdua masih menjalani proses perawatan dan mengalami trauma. Selain itu pula dikarenakan mereka masih berada di bawah umur, perlu pendamping ketika hendak dimintai keterangan.
Penyelidikan lebih lanjut terus dilakukan oleh pihak kepolisian. Termasuk di sini melihat rekaman CCTV agar bisa memperoleh petunjuk tambahan mengenai kecelakaan tunggal yang tengah viral tersebut.
Baca juga:
Kasus Pemerasan Polisi ke Polisi Viral di Sosial Media, Cek Fakta di Sini!











