BONTANG – Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Sekretariat Daerah Kota Bontang, Dasuki apresiasi Baznas terkait pemberdayaan pelaku UMKM.
Hal itu diungkapkan, saat mengikuti pemberian bantuan kepada 79 pelaku UMKM di Laman Kodim 0908 Bontang, Kamis (24/10/2024). Ia mengatakan pemberdayaan UMKM komitmen pemerintah untuk mengatasi kemiskinan.
“Saya apresiasi Baznas dan memang pemerintah terdepan untuk kesejahteraan pelaku UMKM,” ucapnya.
Dengan begitu kata dia, bantuan yang diberikan, harap pelaku UMKM dapat digunakan dan di manfaatkan sebagai -baiknya. Hal ini juga menandai UMKM harus lebih sejahtera kedepannya.
“Bantuan yang diberikan harus dimanfaatkan dengan baik, kita tidak mau pelaku UMKM tidak sejahtera, pokoknya sejahteralah,” ucapnya.
Lanjut kata dia, Pemerintah terus berupaya bagimana angka kemiskinan di Bontang menjadi nihil persen, dengan mengajak para pelaku UMKM untuk terus tingkatkan SDM maka warga Bontang hidupnya nyaman dan damai.
“Kami terus berupaya bagimana angka kemiskinan di Bontang nihil persen,” tegasnya.
Dia berharap, seluruh rangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh Baznas ini dapat menjadi batu loncatan untuk mendorong para UMKM di Kota Bontang agar terus bertumbuh dan berdaya saing. Selain itu, dia berharap para peserta ke depannya data dibekali pelatihan dan workshop untuk menunjang keterampilan.
“Saya berharap banyak di tingkatkan dengan kurasi yang banyak, dari mulai workshop, seminar dan bisa mendatangkan orang-ornag yang sudah berhasil di bidang nya, bertujuan untuk memberikan trigger kepada musta’jir agar tetap berusaha, dan bagaimana mengelola usaha dari nol hingga bisa berhasil. Lalu ada packaging produk yang berkualitas dan cara pemasarannya, ini kan harus dibantu tidak terlepas bekerja sama dengan pemerintah setempat,” harapannya.
Lebih lanjut, Dasuki mengatakan, Pemkot Bontang selalu membuka diri kepada mitra-mitra yang mau bekerja sama untuk kemajuan UMKM. “Kami siap berkolaborasi, apalagi tujuannya untuk pemberdayaan masyarakat biar bisa mandrin secara ekonomi,” pungkasnya.











