AI NewsBerita

SAR Evakuasi 8 Janazah Korban Helikopter Jatuh di Tanah Bumbu, 4 WNI dan 4 WNA

×

SAR Evakuasi 8 Janazah Korban Helikopter Jatuh di Tanah Bumbu, 4 WNI dan 4 WNA

Sebarkan artikel ini
Penampakan bangkai heli yang jatuh di sekitar air terjun Mentewe, Pegunungan Meratu, Tanah Bumbu Kalsel. Evakuasi dilakukan tim gabungan Polri, TNI dan Basarnas

Setelah tiga hari pencarian yang melelahkan di medan hutan berat Pegunungan Meratus, akhirnya Tim SAR gabungan berhasil menemukan puing-puing helikopter Eastindo Air BK117-D3 di kawasan Mantewe, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.

Helikopter yang membawa delapan orang termasuk pilot dan kru ini ditemukan hangus terbakar sekitar Rabu siang, 3 September 2025. Evakuasi korban dimulai Kamis pagi, 4 September 2025, dengan melibatkan gabungan unsur SAR, TNI, Polri, BPBD, dan masyarakat setempat.

Kondisi medan yang sangat menantang di hutan belantara memaksa tim SAR melakukan evakuasi melalui jalur darat. Kerja sama yang solid antar unsur dan relawan membuktikan betapa pentingnya sinergi dalam menghadapi situasi krisis seperti ini.

Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, menjelaskan bahwa seluruh delapan korban—termasuk lima penumpang warga negara asing dan tiga kru lokal—telah ditemukan meninggal dunia.

Sebagian jenazah dalam keadaan utuh, sementara beberapa lainnya terbakar di dalam badan helikopter. Salah satu korban bahkan ditemukan terlempar sekitar 100 meter dari lokasi utama puing.

Helikopter Eastindo Air dengan nomor registrasi PK-RGH ini hilang kontak pada Senin, 1 September 2025, saat melintasi kawasan Pegunungan Meratus dalam penerbangan dari Bandara Sjamsir Alam, Kotabaru menuju Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya.

Pencarian intensif yang melibatkan ratusan personel dan dukungan teknologi berhasil mengungkap lokasi kecelakaan yang sebelumnya sulit dijangkau.

Pencarian selama tiga hari dipenuhi tantangan cuaca dan medan yang terjal. Adi Maulana, Komandan Tim SRU Alpha yang menemukan helikopter, menyatakan bahwa kerja sama antara aparat dan warga lokal sangat membantu mempercepat proses penemuan.

Proses evakuasi dan identifikasi korban kini berlangsung di Banjarmasin. Meski duka mendalam menyelimuti, keberhasilan pencarian ini menandai bukti nyata dedikasi dan profesionalisme tim SAR serta semangat gotong-royong masyarakat dalam menghadapi bencana.

Kecelakaan helikopter ini menjadi peringatan penting mengenai risiko penerbangan di wilayah pegunungan dan hutan yang sulit dijangkau, sekaligus mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan dan koordinasi antar lembaga dalam operasi SAR.

Identitas Korban:

1. Kapten Haryanto (Pilot, WNI)

2. Hendra (Engineer, WNI)

3. Mark Werren (Penumpang, Warga Amerika Serikat)

4. Santha Kumar (Penumpang, Warga India)

5. Claudine Quito (Penumpang, Warga Brasil)

6. Yudi Febrian (Penumpang, WNI dari Pekanbaru, Riau)

7. Andys Rissa Pasulu (Penumpang, WNI)

8. Iboy Irfan Rosa (Penumpang, WNI). **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *