KYIV – Perang Rusia-Ukraina kembali memasuki fase serangan udara intensif setelah Rusia melancarkan serangkaian serangan drone ke berbagai wilayah Ukraina pada Jumat pagi.
Di ibu kota Kyiv, sebuah drone Rusia menghantam gedung hunian bertingkat di distrik Pecherskyi. Polisi Ukraina menyatakan seorang anak laki-laki berusia 14 tahun tewas dan sedikitnya tujuh orang lainnya mengalami luka-luka.
Serangan tersebut terjadi sehari setelah serangan besar Rusia menggunakan ratusan drone dan sejumlah rudal terhadap wilayah Ukraina.
Hampir 300 Drone Digunakan
Angkatan Udara Ukraina menyatakan Rusia meluncurkan 295 drone sejak Kamis malam, 24 September, hingga Jumat pagi.
Dari jumlah tersebut, pertahanan udara Ukraina mengklaim berhasil menembak jatuh atau menekan 267 drone. Serangan masih berlangsung ketika laporan tersebut dikeluarkan, sementara sejumlah drone dilaporkan mencapai lokasi sasaran.
Jenis drone yang digunakan disebut mencakup Shahed dan sejumlah drone umpan. Ukraina juga menyebut terdapat drone bermesin jet dalam gelombang serangan tersebut.
Data tersebut merupakan klaim dari pihak Ukraina dan belum seluruhnya dapat diverifikasi secara independen.
Gedung Apartemen di Kyiv Terbakar
Di Kyiv, dampak serangan tercatat di beberapa distrik.
Salah satu serangan menghantam gedung apartemen 16 lantai di kawasan Pecherskyi. Polisi menyebut drone mengenai bagian gedung dan menyebabkan korban jiwa serta sejumlah warga terluka.
Kerusakan dan kebakaran juga dilaporkan terjadi di distrik Solomianskyi dan Podilskyi. Layanan darurat Ukraina dikerahkan untuk memadamkan api dan mengevakuasi warga dari bangunan yang terdampak.
Serangan terhadap Kyiv terjadi setelah pada 24 September ibu kota Ukraina juga menjadi sasaran serangan besar yang melibatkan drone dan rudal.
Korban Juga Dilaporkan di Odesa
Selain Kyiv, wilayah Odesa di Ukraina bagian selatan juga terkena serangan.
Gubernur Odesa Oleh Kiper mengatakan satu orang tewas dan satu lainnya terluka dalam serangkaian serangan yang mengenai kawasan permukiman serta fasilitas logistik milik perusahaan jasa pos. Sejumlah bangunan juga dilaporkan mengalami kerusakan.
Di Zaporizhzhia, serangan drone juga dilaporkan merusak sebuah fasilitas rumah sakit dan sejumlah bangunan lainnya. Dua orang disebut mengalami luka-luka menurut laporan yang mengutip otoritas Ukraina.
Rusia Klaim Menargetkan Infrastruktur Militer
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan serangan udara pada malam sebelumnya diarahkan terhadap fasilitas industri pertahanan Ukraina, pusat logistik dan sejumlah kapal yang menurut Rusia digunakan oleh militer Ukraina.
Rusia juga menyatakan serangan tersebut merupakan bagian dari operasi terhadap sasaran militer Ukraina.
Sementara itu, pemerintah Ukraina melaporkan adanya kerusakan pada bangunan sipil dan korban di sejumlah wilayah.
Rusia selama ini membantah sengaja menargetkan warga sipil dalam perang yang berlangsung sejak invasi skala penuh ke Ukraina pada 2022.
Serangan Drone Terus Menjadi Taktik Utama
Serangan menggunakan drone menjadi bagian penting dari perang udara Rusia-Ukraina.
Reuters melaporkan bahwa dalam beberapa pekan terakhir Kyiv dan wilayah sekitarnya menghadapi serangan drone yang hampir terus-menerus. Drone yang lebih cepat dan terbang pada ketinggian tertentu menjadi tantangan bagi sistem pertahanan udara Ukraina.
Serangan dalam jumlah besar juga memungkinkan Rusia membanjiri sistem pertahanan udara Ukraina dengan berbagai jenis drone, termasuk drone serang dan drone umpan.
Bagi Ukraina, kemampuan mempertahankan kota-kota besar dan infrastruktur penting dari serangan udara menjadi salah satu persoalan utama dalam perang yang masih berlangsung.
Perang Rusia-Ukraina Belum Menunjukkan Tanda Berakhir
Serangan terbaru di Kyiv dan sejumlah wilayah Ukraina menunjukkan bahwa aktivitas militer udara masih berlangsung meskipun diplomasi internasional terus berjalan.
Korban sipil kembali menjadi perhatian dalam perkembangan terbaru perang tersebut. Namun, rincian mengenai sasaran setiap serangan dan jumlah kerusakan masih terus diverifikasi oleh otoritas setempat dan sumber independen.
Hingga Jumat, 25 September 2026, belum ada informasi mengenai penghentian serangan udara Rusia secara menyeluruh. Perkembangan situasi di Kyiv, Odesa, Zaporizhzhia dan wilayah Ukraina lainnya masih berlangsung.
Paragrafnews.co akan memantau perkembangan perang Rusia-Ukraina berdasarkan laporan otoritas terkait dan sumber berita internasional.
Sumber
Reuters, Angkatan Udara Ukraina, Kepolisian Nasional Ukraina, layanan darurat Ukraina, dan Kementerian Pertahanan Rusia.





