AYNA, SPANYOL — Suasana festival tradisional di Ayna, Provinsi Albacete, Spanyol, berubah menjadi tragedi. Seorang wanita berusia 64 tahun tewas setelah diseruduk banteng dalam ajang lari banteng (encierro) pada Sabtu, 5 September 2026.
Korban diketahui merupakan warga asal Catalonia yang tengah berkunjung ke Ayna bersama keluarganya. Insiden maut tersebut terjadi sekitar pukul 10.55 waktu setempat di salah satu bagian lintasan yang dikenal sebagai Las Cuevas.
baca juga: Ledakan Kembang Api di Festival Keagamaan Meksiko Tewaskan 10 Orang, 64 Luka-Luka
Berusaha Menyelamatkan Diri, Namun Diserang Banteng
Menurut keterangan Wali Kota Ayna, Juan Ángel Martínez, korban berada di luar pagar pengaman ketika rombongan banteng melintas.
Korban sempat berada di dekat pagar sebelum berusaha bergerak menjauh. Namun, salah satu banteng tiba-tiba berbalik dan menyerangnya.
Rekaman yang beredar di media sosial memperlihatkan situasi kepanikan ketika banteng mengejar dan menyeruduk korban. Informasi serupa juga diberitakan sejumlah media internasional.
Petugas medis langsung memberikan pertolongan darurat di lokasi. Mengingat kondisi korban yang sangat serius, helikopter medis kemudian dikerahkan untuk proses evakuasi.
Namun, nyawa wanita tersebut tidak berhasil diselamatkan. Ia meninggal dunia saat dalam proses menuju helipad akibat parahnya luka yang diderita.
Satu Orang Lain Ikut Terluka
Tragedi tersebut tidak hanya menyebabkan satu korban jiwa.
Seorang pria berusia sekitar 60 tahun juga dilaporkan mengalami luka akibat tandukan banteng di bagian lengan pada titik lain dalam lintasan.
Peristiwa tersebut membuat pemerintah kota mengambil langkah tegas dengan menghentikan sejumlah rangkaian acara festival yang seharusnya berlangsung pada hari itu.
Festival di Ayna merupakan bagian dari perayaan patron kota yang berlangsung hingga 8 September. Tragedi tersebut sontak membuat suasana perayaan berubah menjadi duka.
Kembali Soroti Keselamatan Festival Lari Banteng
Kematian wanita berusia 64 tahun tersebut kembali memunculkan sorotan terhadap aspek keselamatan dalam tradisi encierro, yang masih digelar di sejumlah wilayah Spanyol.
Tradisi ini melibatkan banteng yang dilepas melalui rute tertentu dan menarik perhatian warga maupun wisatawan. Meski terdapat pagar serta jalur perlindungan, risiko cedera tetap tinggi karena pergerakan banteng sulit diprediksi.
Kasus di Ayna menjadi pengingat bahwa berada terlalu dekat dengan lintasan banteng dapat berujung pada risiko fatal.
Informasi mengenai kejadian ini sebelumnya turut beredar melalui unggahan media sosial, termasuk akun Instagram epoch_america. Namun, detail mengenai korban dan kronologi telah dilaporkan pula oleh sejumlah media Spanyol dan internasional. (kaje)











