Internasional

Jepang Dilanda Gempa Besar Sejumlah Bangunan Ambruk 6 Tewas

×

Jepang Dilanda Gempa Besar Sejumlah Bangunan Ambruk 6 Tewas

Sebarkan artikel ini

Gempa berkekuatan magnitudo sekitar 7.4 melanda prefektur Ishikawa, Jepang, pada Senin (1/1/2024) pukul 16.10 JST atau 14.10 WIB. Gempa juga dirasakan di wilayah Prefektur Niigata, Toyama, dan Fukui, Nagano, Gifu, Tokyo, Yamagata, Fukushima, Ibaraki, Tochigi, Gunma, Saitama, Shizuoka, Aichi, Mie, Shiga, Kyoto, Osaka, Hyogo, Nara, Tottori, Iwate, Miyagi, dan Akita.

Gempa di Jepang berkekuatan magnitudo sekitar 7.4

Sejumlah bangunan dilaporkan ambruk, jalan-jalan rusak parah, gempa ini memutuskan aliran listrik ke ribuan rumah dan mengganggu penerbangan, serta layanan kereta api di wilayah terdampak.

Baca juga: Gempa Jepang: Perwakilan RI di Tokyo dan Osaka Siaga Berikan Bantuan Kepada WNI

Melansir CNBC, pihak berwenang pada Selasa (2/1/2024) mengatakan sedikitnya terdapat enam orang tewas dan jenazah telah dievakuasi dari reruntuhan bangunan.

Di rilis Reuters menunjukan rekaman yang disiarkan oleh stasiun televisi juga menunjukkan sebuah bangunan runtuh di tengah gumpalan debu di kota pesisir Suzu dan penduduk di kota Kanazawa meringkuk di bawah meja ketika gempa mengguncang rumah mereka.

Reuters melaporkan lebih dari 36.000 rumah tangga kehilangan aliran listrik di prefektur Ishikawa dan Toyama akibat gempa ini.

Layanan kereta api berkecepatan tinggi ke Ishikawa telah ditangguhkan, sementara operator telekomunikasi Softbank dan KDDI melaporkan gangguan layanan telepon dan internet di Ishikawa dan Niigata.

Gempa dengan kekuatan 7,6 magnitudo ini ikut berimbas pada jadwal penerbangan di Jepang. Maskapai penerbangan Jepang ANA memundurkan empat pesawat di udara saat mereka menuju ke bandara di Toyama dan Ishikawa. Maskapai Japan Airlines membatalkan sebagian besar layanan penerbangan ke wilayah Niigata dan Ishikawa untuk sisa hari itu.

Badan Meteorologi Jepang telah mengeluarkan peringatan tsunami untuk prefektur pesisir Ishikawa, Niigata dan Toyama. Peringatan tsunami besar berarti ada kemungkinan gelombang lebih dari 3 meter.

Pihak berwenang Jepang tengah menghitung nilai kerusakan akibat gempa ini. Perdana Menteri Fumio Kishida memperingatkan penduduk harus bersiap menghadapi gempa susulan.

“Warga harus tetap waspada terhadap kemungkinan gempa lebih lanjut dan saya mendesak masyarakat di daerah yang diperkirakan akan terjadi tsunami untuk mengungsi sesegera mungkin,” kata Kishida berbicara di program NHK.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *