DPRD Bontang

Pasar Tamrin Terus Dibenahi, Andi Faiz Minta Pedagang di Luar Pasar di Relokasi

×

Pasar Tamrin Terus Dibenahi, Andi Faiz Minta Pedagang di Luar Pasar di Relokasi

Sebarkan artikel ini

Fasilitas Pasar Taman Rawa Indah (Tamrin) terus dibenahi Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang, diantaranya pembangunan lift yang telah rampung untuk mempermudah mobilisasi angkutan barang dagangan dan para pembeli.

Baca juga: Barang Pedagang Sering Hilang, BW Usul Atur Jam Operasional dan Tambah Sistem Keamanan

Hal ini pun mendapat apresiasi para legislatif, tak terkecuali Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam. Menurutnya, sepinya pengunjung di Pasar Tamrin dikarenakan akses yang sulit, sehingga para pedagang memilih mengosongkan lapaknya di pasar berlantai 4 tersebut dan memilih untuk berjualan di luar.

“Memang sejak awal salah satu yang jadi keluhan pedagang adalah akses yang sulit di pasar, sehingga banyak yang milih jualan di luar, akhirnya jadi sepi pembeli, maka itu pemerintah memang sudah seharusnya berbenah,” ujarnya, Senin (18/9/2023).

Hal ini pun disebut Faiz menjadi penyebab retribusi daerah di sektor pos pelayanan pasar menurun. Padahal, sudah ada peraturan daerah yang mengatur terkait aturan berjualan bagi para pedagang di pasar.

Maka itu, dirinya berharap dengan adanya pembenahan fasilitas yang ada di pasar bisa meningkatkan geliat ekonomi di pasar semakin baik lagi. Dan para pedagang bisa kembali lagi berjualan di dalam pasar. Sehingga, tidak ada lagi pedagang yang berjualan di luar area pasar.

“Semoga dengan adanya lift barang di Pasar Tamrin, para pedagang dapat pindah dan kembali mengisi kios-kios yang telah disediakan. Dan area luar pasar bisa disterilkan menjadi lebih rapi dan bersih,” terangnya.

Maka itu, Politikus Partai Golkar ini meminta kepada pemerintah daerah melalui dinas terkait agar segera melakukan koordinasi terkait rencana relokasi kepada para pedagang di luar agar bisa segera pindah ke dalam pasar. Arus lalu lintas pun menjadi aman dan tidak terganggu lagi.

“Saya yakin, kalau semua pedagang sudah dipusatkan di dalam pasar, akan menjadi lebih ramai. Karena alasan pedagang tidak mau jualan di dalam karena tidak ada lift, jadi susah. Nah sekarang sudah diakomodasi, ditambah sudah ada eskalator. Tinggal dorongan dari semua pihak agar penataan pasar lebih baik lagi. Mungkin bisa dibuatkan surat perintah kapan mereka harus pindah, jadi tidak mendadak, usahakan upaya persuasif,” tandasnya.

(adv/kaje)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *