Internasional

Polisi India Tangkap 5 Tersangka Pelaku Ritual Persembahan Manusia di Kuil Hindu

×

Polisi India Tangkap 5 Tersangka Pelaku Ritual Persembahan Manusia di Kuil Hindu

Sebarkan artikel ini
Ritual Persembahan Manusia di India
Jenazah ditemukan terbungkus selimut di tangga Kuil Jai Durga, sekitar satu kilometer dari Kuil Kamakhya.

Empat tahun setelah ditemukan jasad seorang wanita tanpa kepala ditemukan di dekat Kuil Kamakhya Guwahati, India, polisi Assam telah menangkap lima pria mereka dinyatakan sebagai pelaku kasus ritual pengorbanan manusia.

Melansir indianexpress, Rabu, terdakwa lainnya dalam kasus ritual persembahan manusia di Kuil, Hindu India adalah Mataprasad Pandey (50), yang ditangkap dari sebuah kuil di Jabalpur Madhya Pradesh, Suresh Paswan (56) dari Guwahati , Kanu Acharjee alias Kanu Tantrik (62), yang melakukan puja di tempat kremasi Bhootnath di Guwahati, dan Raju Baba alias Bhaiyaram Maoreya (60), yang juga sering mengunjungi Bhootnath. 

Jenazahnya ditemukan beberapa hari sebelum dimulainya festival Ambubachi, yang populer di kalangan kultus tantra dan menarik banyak peminatnya setiap tahun.

Mayat itu diidentifikasi sebagai Santi Shaw yang berusia 64 tahun dari distrik Hoohgly di Benggala Barat yang telah melakukan perjalanan ke Guwahati untuk festival Ambubachi. Putra Santi, Suresh Shaw mengidentifikasinya setelah dia melihat berita penemuan tubuh tanpa kepala di dekat kuil.

Kasus tersebut ditinjau kembali tahun ini sebagai bagian dari upaya berkelanjutan polisi Assam untuk menyelesaikan kasus tersebut. “Selama penyelidikan, kami menemukan ini adalah kasus pengorbanan manusia untuk menyenangkan Maa Kamakhya. Pradeep Pathak memiliki beberapa kepercayaan tantra. Saudaranya, seorang naga sadhu, telah meninggal 11 tahun lalu pada 18 Juni dan Pradeep ingin melakukan puja kapali pada hari yang sama untuk mengenang saudaranya,” kata Borah.

Menurut polisi, Pradeep melakukan perjalanan dengan seorang sadhu ke Guwahati untuk festival dan bertemu dengan sadhu lain dari Benggala Barat yang ditemani oleh korban dan dua wanita lainnya.

“Mereka bertemu di Bhootnath dan merencanakan pengorbanan manusia. Pada pagi hari tanggal 18 Juni mereka membeli dah (pisau) dan melakukan ritualpada tengah malam di hadapan 12 orang, termasuk semua yang telah ditangkap,” kata Borah.

Setelah ritual, semuanya mengonsumsi alkohol yang tertinggal di mobil van menuju kuil Kamakhya. “Mereka pergi ke Jai Durga Mandir di mana mereka melakukan puja lagi dan kemudian memenggal wanita itu,” kata Borah.

“Dalam penyelidikan, kami menemukan ini adalah kasus pengorbanan manusia untuk menyenangkan Maa Kamakhya (dewi Hindu),” kata Barah.

Prosesi ini kerap disebut sebagai persembahan bagi para dewa. Namun, prosesi ini biasanya ditemui di daerah terpencil di negara tersebut.

Menurut data resmi kepolisan India ada lebih 100 kasus yang dilaporkan antara tahun 2014 dan 2021.

Baca juga: Kejahatan Rasial Anti-India di Kanada Makin Merebak, New Delhi Peringatkan Ini

(kaje/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *