Sekira 230 paus pilot telah terdampar di pantai barat Tasmania, hanya beberapa hari setelah 14 paus sperma ditemukan terdampar di sebuah pulau di lepas pantai barat laut Tasmania.
Departemen Sumber Daya Alam dan Lingkungan Tasmania mengatakan bahwa para ahli konservasi laut saat ini sedang menuju ke lokasi terdamparnya paus pilot di Ocean Beach dekat Macquarie Harbour, Rabu (21/9).

David Midson, manajer umum Dewan Pantai Barat, menghimbau kepada pengunjung untuk tetap waspada, dan departemen tersebut juga memperingatkan bahwa sebagai spesies yang dilindungi, dilarang mengganggu bahkan bangkai paus yang sudah mati sekalipun merupakan suatu pelanggaran.
Ilmuwan kelautan Universitas Griffith, Olaf Meynecke, mengatakan bahwa paus sperma tidak biasa terdampar di pantai. Dia mengatakan bahwa suhu yang lebih hangat dapat mengubah arus laut dan memindahkan sumber makanan tradisional paus.
“Mereka akan pergi ke daerah yang berbeda dan mencari sumber makanan yang berbeda,” kata Meynecke.
“Ketika mereka melakukan ini, mereka tidak dalam kondisi fisik yang baik karena mereka mungkin kelaparan sehingga ini dapat membuat mereka mengambil lebih banyak risiko dan mungkin lebih dekat ke pantai.” seperti dilansir Aljaeera.
Menteri Lingkungan dan Air Australia Tanya Plibersek mengatakan dalam sebuah tweet bahwa laporan tentang terdamparnya massal sangat menyedihkan dan dia berterima kasih kepada pekerja darurat yang merespons di lapangan.
Baca berikutnya di Google News klik di sini >>
kaje/red











