Internasional

Langgar Aturan Hijab Mahsa Amini Tewas Usai Ditahan Polisi Moral di Iran

×

Langgar Aturan Hijab Mahsa Amini Tewas Usai Ditahan Polisi Moral di Iran

Sebarkan artikel ini
Langgar Aturan Hijab Mahsa Amini Tewas
Amnesty International mengatakan, Amini tewas akibat mendapatkan penyiksaan oleh polisi moral di dalam tahanan

Mahsa Amini seorang wanita berusia 22 tahun tewas di sebuah rumah sakit Iran beberapa hari setelah ditahan oleh polisi moral karena diduga melanggar aturan berhijab.

Menurut saksi, Mahsa Amini sebelumnya sedang bepergian dengan keluarganya dari Provinsi Kurdistan di barat Iran ke ibu kota, Teheran, untuk mengunjungi kerabatnya ketika dia dilaporkan ditangkap karena melanggar aturan tentang pakaian wanita.

Sementara itu siaran TV pemerintah Iran pada Jumat (6/9) melaporkan Mahsa Amini telah meninggal dan jasadnya dibawa ke rumah sakit.

Amnesty International mengatakan, Amini tewas akibat mendapatkan penyiksaan oleh polisi moral di dalam tahanan

Kemudian, dikatakan bahwa Amini mengalami serangan jantung saat mendapatkan pemeriksaan terkait aturan hijab bersama wanita lainnya oleh polisi moral Iran.

Atas kasus tersebut Presiden Ebrahim Raisi memerintahkan menteri dalam negeri untuk melakukan penyelidikan.

Selain itu beberapa anggota parlemen dilaporkan akan mengangkat kasus ini, sementara pihak pengadilan mengatakan akan membentuk satuan tugas khusus untuk menyelidiki.

Menanggapi insiden tersebut, organisasi hak asasi manusia Amnesty International mengatakan, Amini tewas akibat mendapatkan penyiksaan oleh polisi moral di dalam tahanan. Dan harus diselidiki sebagai tindakan kriminal.

“Polisi moral di Teheran dengan sewenang-wenang menangkapnya tiga hari sebelum kematiannya saat menegakkan undang-undang cadar paksa yang kejam, merendahkan, dan diskriminatif di negara itu. Semua agen dan pejabat yang bertanggung jawab harus menghadapi keadilan,” tambahnya.

Kematian Amini terjadi di tengah kontroversi yang berkembang di dalam maupun di luar Iran atas perilaku polisi moral, yang dikenal sebagai Gasht-e Irsyad (Patroli Pembimbing).

Baca artikel berita lainnya di Google News klik di sini >>

kaje/red
Sumber: Sky News, Aljazeera

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *